Solok – TMMD ke-125 resmi digelar di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, dengan membawa sejumlah program unggulan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat.
Kegiatan TMMD kali ini berfokus pada pembukaan akses jalan menuju kawasan wisata Gunung Kerinci, salah satu destinasi unggulan yang berada di perbatasan Sumatera Barat dan Jambi.
Selain membuka akses wisata, program TMMD ke-125 juga menyasar pembangunan infrastruktur dasar lainnya, seperti rehabilitasi rumah tidak layak huni milik warga serta pembangunan fasilitas sanitasi yang layak.
Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya mempercepat pembangunan di wilayah-wilayah terpencil dan perbatasan.
Selain akses jalan, rehab rumah warga menjadi perhatian utama
Baca Juga : Pemko Solok Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi, Permintaan Masih Rendah Akibat Kemarau
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menyambut baik pelaksanaan TMMD ke-125 ini dan mengapresiasi komitmen TNI dalam mendukung pembangunan di daerah.
Bupati Solok Selatan menyatakan bahwa kehadiran TMMD bukan hanya menghadirkan pembangunan fisik, tapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Antusiasme masyarakat dalam menyambut TMMD terlihat dari keterlibatan langsung mereka di berbagai kegiatan, baik fisik maupun non-fisik.
TMMD ke-125 ini menjadi momentum penting dalam membangkitkan semangat pembangunan dari bawah, dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat secara aktif
Dalam kegiatan penyuluhan, warga mendapatkan pengetahuan tentang pentingnya menjaga lingkungan, pola hidup bersih, dan sanitasi yang layak.
ini Anak-anak dan remaja juga dilibatkan dalam kegiatan edukatif seperti lomba menggambar, membaca Al-Qur’an, dan pelatihan baris-berbaris.
Kehadiran TMMD memberikan warna baru di desa-desa sasaran yang biasanya sepi dan jarang dikunjungi oleh aparat pemerintah.
Warga merasa sangat dekat dengan prajurit TNI, yang hidup bersama mereka selama satu bulan penuh, makan dan bekerja bersama.
Suasana kebersamaan dan gotong royong sangat terasa dalam setiap aktivitas, membuktikan bahwa semangat persatuan masih hidup di desa yang ini
Para pelaku UMKM lokal juga dilibatkan, dengan pelatihan wirausaha dan pemasaran produk desa seperti keripik, kopi, dan madu hutan.






