Solok – Pantai Ujung Pandaran mungkin lebih dikenal dengan hutan tropis dan sungai-sungai liarnya. Tapi siapa sangka, di bagian tenggara provinsi ini tersembunyi sebuah surga kecil yang memesona — Pantai Ujung Pandaran. Ini bukan pantai biasa. Ini adalah tempat di mana laut biru bertemu budaya lokal, dan sunrise selalu datang dengan nuansa magis.
Daya Tarik: Sunset, Ritual Laut, dan Pasir Putih yang Lembut

Baca Juga : Berada di Jalur Rawan Gempa, Solsel Lakukan Ini
Bayangkan pasir putih yang halus seperti tepung, garis pantai panjang dengan air laut jernih kehijauan, dan suasana tenang tanpa keramaian berlebihan. Ujung Pandaran menawarkan pengalaman tropis yang raw dan masih alami.
Apa yang membuat pantai ini berbeda dari pantai lainnya?
-
🐢 Penyu Bertelur
Saat musim tiba, penyu-penyu datang ke pantai ini untuk bertelur. Jika beruntung, kamu bisa menyaksikan langsung proses alaminya — pengalaman langka yang tak akan kamu temukan di pantai yang penuh resort. -
🎣 Wisata Budaya: Ritual “Mandi Belimau”
Setiap tahun menjelang Ramadhan, masyarakat setempat menggelar tradisi mandi laut yang disebut memandikan diri dengan limau untuk membersihkan jiwa. Ritual ini sarat makna dan hanya bisa kamu saksikan di sini. -
🌅 Sunrise & Sunset Sekaligus
Karena letaknya yang menjorok ke laut, Ujung Pandaran punya keistimewaan: kamu bisa menyaksikan matahari terbit dan tenggelam dari satu titik yang sama. Jarang ada pantai yang punya sudut seperti ini!
Fasilitas: Cukup, Tapi Jangan Harap Mewah
Pantai ini masih dalam tahap pengembangan. Jadi jangan harap hotel bintang lima atau beach club dengan musik keras. Tapi justru itu nilai lebihnya — tenang, alami, dan apa adanya.
Fasilitas yang tersedia saat ini:
-
Area parkir yang luas
-
Gazebo dan saung untuk bersantai
-
Kamar mandi dan bilas
-
Warung makan lokal dengan sajian laut segar (ikan bakar, kerang, udang)
-
Penginapan sederhana milik warga setempat
Bagi pencinta wisata yang ingin merasakan pengalaman lokal, menginap di rumah warga bisa jadi cara terbaik menikmati pesona Ujung Pandaran.
Lokasi: Di Mana Sih Ujung Pandaran Itu?
Pantai Ujung Pandaran terletak di Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.
Pantai ini berada di tepian Laut Jawa dan menjadi batas antara daratan Kalteng dan lautan lepas.
Rute: Bagaimana Cara ke Sana?
Dari Kota Sampit, kamu hanya perlu menempuh perjalanan darat sekitar 80 km ke arah selatan. Waktu tempuhnya kurang lebih 2 hingga 2,5 jam dengan kendaraan pribadi atau sewa.
Rute umum:
-
Sampit – Baamang – Kota Besi
-
Kota Besi – Samuda
-
Samuda – Ujung Pandaran
Kondisi jalan cukup baik, meski di beberapa titik masih sempit dan belum sepenuhnya mulus. Namun pemandangan sepanjang perjalanan — hutan, sungai, dan hamparan kebun kelapa sawit — menjadi bonus tersendiri.
Tips untuk Wisatawan:
-
Bawa uang tunai, karena tidak semua warung menerima pembayaran digital.
-
Gunakan kendaraan pribadi atau sewa, transportasi umum sangat terbatas.
-
Datang pagi untuk menikmati sunrise, atau sore sekalian menunggu sunset.
-
Jaga kebersihan, karena kawasan ini masih belum banyak petugas kebersihannya.
-
Jika ingin menginap, hubungi warga lokal atau pengelola desa wisata terlebih dahulu.






